| KHURSUS TEKNISI KOMPUTER Kursus Teknisi Komputer ini secara khusus mempelajari Hardware dan Software sebuah komputer. Target Pelatihan Teknisi Komputer : peserta mampu Merakit Komputer, mengatasi kerusakan komputer, troubleshooting, penyelamatan data, instalasi & konfigurasi jaringan berbasis kabel dan wireless, Internet Connection Sharing dan Troubleshooting Jaringan Komputer. Dengan Mengikuti Pelatihan Teknisi Komputer Peserta Dapat Memiliki Kemampuan : 1. Memahami Konsep Dasar Tentang Perangkat Lunak (Software) & Perangkat Keras (Hardware) Komputer. 2. Memahami Prosedur dan proses Installasi komponen peralatan Hardware & Software pada PC. 3. Dapat mengenali berbagai jenis Motherboard, Prosesor, Memory, Harddisk, System yang digunakan 4. Merakit dan Memperbaiki Periferal Komputer dengan Konsep Stand Alone maupun Jaringan. 5. Dapat melakukan Installasi & Konfigurasi Operating System sesuai dengan kebutuhan. 6. Dapat Mendiagnosa dan Mengatasi kesalahan-kesalahan yang sering terjadi pada sistem komputer PC, baik secara hardware maupun software dan solusinya. 7. Dapat memahami konsep dasar sistem jaringan LAN (Local Area Network) dan melakukan konfigurasi komputer yg menggunakan operating system windows dengan menggunakan berbagai protocol : TCP/IP, Dsb.
MATERI PELATIHAN : 1. Mengenal Komponen Komputer: Mainboard, Processor, Harddisk, RAM, dll 2. Memilih Casing, Mainboard, Memori, Processor, Kartu Grafik, dll 3. Merakit Komputer 4. Membuat Partisi dan Memformat Harddisk 5. Menginstal Sistem Operasi Windows dan Program Aplikasi 6. Instalasi Drivers Mainboard, dll 7. Troubleshooting pada Mainboard, Processor, RAM, Hardisk, Windows 8. Antivirus dan Update, recovery file terkena virus 9. Prosedur dan troubleshooting Backup Data 10. Recovery Data pada Hardisk rusak 11. Troubleshooting komputer menggunakan Software 12. Menghitung biaya perakitan komputer dan usaha jual beli/servis komputer 13. Pengenalan Sistem Jaringan 14. Setting TCP / IP
Waktu : 2. Guru ke tempat tambah penggantian transport Rp.25.000,- - Rp.50.000,- / datang
1. CD Software Pendukung Instalasi 2. Modul Teknisi Komputer 3. Konsultasi Service Komputer 8. Sertifikat Disarankan : Memiliki komputer sendiri di rumah untuk latihan TEMPAT TERBATAS !! Satu Angkatan maksimal 3 orang !!! Pelatihan ini juga tersedia untuk kelas :
Mengenal Perangkat Keras Komputer ( HARDWARE)Sebelum kita membahas materi pertama yang berjudul Pengenalan Hardaware Komputer, akan lebih baik apabila kita membahas dulu apa itu komputer..? Komputer adalah perangkat elektronik yang memanipulasi informasi atau "data." Ia memiliki kemampuan untuk menyimpan, mengambil, dan mengolah data Mengenal Perangkat Keras Komputer ( HARDWARE )Peralatan atau mesin yang terpasang dalam sebuah komputer, yang berfungsi untuk menjalankan tugas-tugas tertentu disebut hardware. Beberapa komponen utama hardware yang wajib ada didalam sebuah komputer adalah:- Mainboard atau Motherboard, Sistemboard Perangkat Keras Komputer (Hardware) adalah semua bagian fisik Komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan Perangkat Lunak (Software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya. Batasan antara perangkat keras dan perangkat lunak akan sedikit buram kalau kita berbicara mengenai firmware, karena firmware ini adalah perangkat lunak yang “dibuat” ke dalam perangkat keras. Firmware ini merupakan wilayah dari bidang Ilmu Komputer dan Teknik Komputer, yang jarang dikenal oleh pengguna umum.
Komputer pada umumnya adalah Komputer Pribadi, (PC) dalam bentuk desktop atau menara kotak yang terdiri dari bagian berikut: 1. Papan sistem/papan induk yang merupakan tempat CPU, memori dan bagian lainnya, dan memiliki slot untuk kartu tambahan. o RAM – tempat penyimpanan data jangka pendek, sehingga komputer tidak perlu selalu mengakses hard disk untuk mencari data. Jumlah RAM yang lebih besar akan membantu kecepatan PC o Buses: § Bus PCI § Bus ISA § USB § AGP o ROM (Read Only Memory) di mana firmware diletakkan o CPU (Central Processing Unit) sebagai otak dan bagian utama komputer 2. Power Supply – sebuah kotak yang merupakan tempat transformer, kontrol voltase dan kipas 3. Pengontrol penyimpanan, dari jenis IDE, SCSI atau lainnya, yang mengontrol hard disk, Floppy disk, CD-ROM dan drive lainnya; kontroler ini terletak di papan induk (atas-papan) atau di kartu tambahan 4. Pengontrol penampilan video yang memproduksi output untuk komputer display 5. Pengontrol komputer bus (paralel, serial, USB, Firewire) untuk menyambung komputer dengan alat tambahan luar lainnya seperti printer atau scanner 6. Beberapa jenis penyimpanan komputer: o CD – tipe paling umum media yang dapat dilepas, murah tapi mudah rusak. § CD-ROM § CD-RW § CD-R o DVD § DVD-ROM § DVD-RW § DVD-R 7. Penyimpanan dalam – menyimpan data dalam komputer untuk penggunaan jangka panjang. o Hard disk – untuk penyimpanan data jangka panjang 8. Kartu suara – menerjemahkan signal dari papan sistem ke bahasa yang dapat dimengerti oleh speaker, dan memiliki terminal untuk mencolok kabel suara speaker. 9. Jaringan komputer – untuk menghubungkan komputer ke internet dan/atau komputer lainnya. o Modem – untuk koneksi tekan-tombol. o Kartu network – untuk internet DSL/kabel, dan/atau menghubungkan ke komputer lain. 10. Alat lainnya. Sebagai tambahan, perangkat keras dapat memasukan komponen luar lainnya. Di bawah ini merupakan komponen standar atau yang umum digunakan.
MERAKIT KOMPUTER Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan. Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari: A. Persiapan
Persiapan Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
Penentuan Konfigurasi Komputer Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda. Persiapan Komponen dan Perlengkapan Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.
Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit. Pengamanan Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
Perakitan Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
1. Penyiapan motherboard Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.
2. Memasang Prosessor Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
Jenis Slot
Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.
3. Memasang Heatsink Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.
4. Memasang Modul Memori Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut. Jenis SIMM
Jenis DIMM dan RIMM Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan
5. Memasang Motherboard pada Casing Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
6. Memasang Power Supply Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
8. Memasang Drive Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.
9. Memasang Card Adapter Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:
10. Penyelessaian Akhir
Pengujian Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
Cara Instalasi Windows XPWindows XP adalah suatu sistem pengoperasian (Operating System) yang paling banyak dipakai sampai saat ini karena selain kemudahan dalam pemakaiannya Windows XP digunakan sebagai standarisasi pembelajaran yang di pakai oleh sekolahan-sekolahan dan perguruan tinggi pada umumnya. Untuk melakukan penginstalan windows xp diperlukan ketelitian dan kesabaran dalam prosesnya karena memerlukan waktu yang lumayan lama. Ada beberapa jenis windows xp diantaranya windows xp professional, Home Edition, Media Center Edition, Tablet PC Edition, Starter Edition, Professional x64 Edition, Professional 64-bit Edition For Itanium. berikut langkah-langkah yang mudah dan lengkap cara menginstal windows xp : 1. Siapkan CD WINDOWS XP 2. Siapkan CD DRIVER MOTHERBOARD 3. Atur bios terlebih dahulu agar prioritas bootingnya dimulai dari CD(DVD)-ROM, caranya: a. Masuk ke BIOS dengan menekan tombol Del, atau F1, atau juga F2. Pilih menu Advanced Settings, kemudian carilah ‘Boot Priority’ atau yang sejenis. b. b. ubah pengaturanya, agar CDROM jadi urutan yang pertama kemungkinan pilihan ini ada 2 jenis Ø menu ‘First boot priority’, ‘Second boot priority’ dll: Aturlah ‘First boot priority’ ke ‘CDROM’ dengan menekan tombol PgDn/Pgup (Page Down/Up) atau +/-. Atur juga ‘Second boot priority’nya ke HDD0/HDD1. Ø Jika menunya ‘Boot priority’: atur ke ‘CDROM, C, A’ atau ‘CDROM, A, Ø C. dengan menekan tombol PgDn/Up.
Nanti bakal muncul opsi boot selection. pilih aja yg ada 'bau' cd-nya. trus enter. selesai deh...ga pake repot-repot... Tunggu beberapa saat sampai muncul tulisan "press any key to boot from CD" seperti tampilan Seperti gambar di bawah ini
5. Tekan ENTER atau sembarang tombol, lalu proses instalasi akan mengecek hardware komputer anda, kemudian akan muncul tulisan "windows setup" seperti gambar dibawah ini 13. Kemudian arahkan pointer pada posisi "unpartitioned space", lalu tekan "C" maka akan muncul gambar seperti gambar sebelumnya, dalam hal ini layar yang akan muncul seperti gambar sebelumnya menunjukan sisa partisi yang telah anda bagi, jika anda cuma membagi 2 partisi saja maka langsung tekan "ENTER" tapi jika anda ingin mempartisi lagi sisa hardisknya maka tinggal di bagi lagi aj, seperti langkah-langkah sebelumnya, mengertikan maksud saya....??
Troubleshooting KomputerWaktu menyalakan komputer si Fulan kaget kok nggak bisa nyala padahal saat itu harus membuat laporan yang akan digunakan untuk keperluan rapat. Waooo pusing deh mau panggil tukang servis waktunya nggak mungkin kira-kira apa solusinya yaaaaaaa........ Nggak usah khwatir disini akan diulas tentang penanganan troubleshooting komputer. Tabel Pendeteksian Masalah: No Komponen Pendeteksian Masalah Analisa Pengukuran 1. Power Supply 2. Motherboard 3. Speaker Analisa Suara 4. RAM Analisa Suara 5. VGA Card + Monitor Analisa Tampilan 6. Keyboard Analisa Tampilan 7. Card I/O 8. Disk Drive 9. Disket Dari table diatas dapat dikelompokkan dalam 3 analisa yaitu: A. Analisa Pengukuran Pada tahapan ini, pendeteksian masalah dengan cara mengukur tegangan listrik pada komponen nomor 1 sampai 3. Gunakan alat bantu seperti multitester untuk mengukur tegangan yang diterima atau diberikan komponen tersebut. Contoh : Mengukur tegangan listrik yang diterima oleh Power Supply, lalu mengukur tegangan yang diberikan oleh Power Supply ke komponen lainnya. B. Analisa Suara Pada tahapan ini pendeteksian masalah menggunakan kode suara (beep) yang dimiliki oleh BIOS dan dapat kita dengar lewat PC Speaker. Pastikan kabel PC Speaker sudah terpasang dengan baik. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5. Untuk mempermudah pengenalan kode suara tersebut, silakan simak keterangan berikut :
C. Analisa Tampilan Pada tahapan ini pendeteksian masalah cenderung lebih mudah karena letak permasalahan dapat diketahui berdasarkan pesan error yang ditampilkan di monitor. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9. Contoh : Pada saat komputer dinyalakan tampil pesan Keyboard Error, maka dapat dipastikan letak permasalahan hanya pada Keyboard. Cara Cepat Mengenali Troubleshooting
TROUBLESHOOTING KOMPUTERKomputer sudah merupakan alat bantu yang tergolong penting saat ini, kita ambil salah satu contoh pada kegiatan perkantoran, tentunya dengan adanya komputer maka pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih cepat. Sebagai pengguna atau pemakai komputer tentunya kita juga pernah mengalami masalah dengan komputer. Hal tersebut dapat diakibatkan adanya kesesuaian dari komponen dasar komputer itu sendiri yang biasanya berkaitan dengan Software (perangkat lunak atau aplikasinya), Hardware (perangkat keras) atau Brainware (si pemakai komputer). Pengertian Troubleshooting Komputer Dalam dunia komputer, segala sesuatu masalah yang berhubungan dengan komputer disebut Troubleshooting dan timbulnya masalah dalam komputer tentu ada sebabnya. Pada kesempatan ini kita akan sedikit belajar untuk mendeteksi masalah pada komputer Anda terutama yang berhubungan dengan Hardware. Untuk permasalahan dengan Software sebaiknya Anda lakukan pendeteksian sederhana dahulu seperti pemeriksaan file-file yang berhubungan dengan Software atau spesifikasi permintaan (requirement) dari Software. Apabila permasalahannya cukup rumit, sebaiknya Anda install ulang saja Software tersebut, karena akan terlalu rumit untuk memperbaiki sebuah Software, sedangkan untuk permasalahan dengan Brainware, penulis hanya dapat memberikan saran “istirahat dulu deh, he…”. Teknik dalam Troubleshooting Terdapat dua macam teknik dalam mendeteksi permasalahan dalam komputer, yaitu teknik Forward dan teknik Backward. Untuk lebih mengenal kedua teknik tersebut, ada baiknya kita bahas terlebih dahulu definisi dari masing-masing teknik tersebut. 1. Teknik Forward Sesuai dengan namanya, maka dalam teknik ini segala macam permasalahan dideteksi semenjak awal komputer dirakit dan biasanya teknik ini hanya digunakan oleh orang-orang dealer komputer yang sering melakukan perakitan komputer. Pada teknik ini hanya dilakukan pendeteksian masalah secara sederhana dan dilakukan sebelum komputer dinyalakan (dialiri listrik). Untuk mempermudah silakan simak contoh berikut : § Setelah komputer selesai dirakit, maka dilakukan pemeriksaan pada semua Hardware yang telah terpasang, misalnya memeriksa hubungan dari kabel Power Supply ke soket power pada Motherboard. § Untuk casing ATX, kita periksa apakah kabel Power Switch sudah terpasang dengan benar. § dsb. 2. Teknik Backward Hampir sama dengan teknik sebelumnya, teknik Backward adalah teknik untuk mendeteksi kesalahan pada komputer setelah komputer dinyalakan (dialiri listrik). Teknik lebih banyak digunakan karena pada umumnya permasalahan dalam komputer baru akan timbul setelah “jam terbang” komputernya sudah banyak dan ini sudah merupakan hal yang wajar. Dapat kita ambil beberapa contoh sebagai berikut : § Floppy Disk yang tidak dapat membaca disket dengan baik. § Komputer tidak mau menyala saat tombol power pada casing ditekan. § dsb. Tabel Pendeteksian Masalah Setelah penjelasan sederhana dari kedua teknik tersebut penulis akan membahas lebih dalam lagi ke teknik Backward, karena bagi pengguna komputer rumahan tentunya teknik ini lebih banyak akan digunakan ketimbang teknik Forward. Untuk lebih mempermudah dalam pendeteksian masalah pada komputer Anda, silakan simak tabel berikut :
Pada tahapan ini, pendeteksian masalah dengan cara mengukur tegangan listrik pada komponen nomor 1 sampai 3. Gunakan alat bantu seperti multitester untuk mengukur tegangan yang diterima atau diberikan komponen tersebut. Contoh : Mengukur tegangan listrik yang diterima oleh Power Supply, lalu mengukur tegangan yang diberikan oleh Power Supply ke komponen lainnya. Analisa Suara Pada tahapan ini pendeteksian masalah menggunakan kode suara (beep) yang dimiliki oleh BIOS dan dapat kita dengar lewat PC Speaker. Pastikan kabel PC Speaker sudah terpasang dengan baik. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5. Untuk mempermudah pengenalan kode suara tersebut,
Silakan simak keterangan berikut : § Bunyi beep pendek satu kali, artinya sistem telah melakukan proses Boot dengan baik. § Bunyi beep pendek 2 kali, artinya ada masalah pada konfigurasi atau seting pada CMOS. § Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 1 kali, artinya ada masalah pada Motherboard atau DRAM. § Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 2 kali, artinya ada masalah pada monitor atau VGA Card. § Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 3 kali, artinya ada masalah pada Keyboard. § Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 9 kali, artinya ada masalah pada ROM BIOS. § Bunyi beep panjang terus-menerus, artinya ada masalah di DRAM. § Bunyi beep pendek terus-menerus, artinya ada masalah penerimaan tegangan (power). § Pada beberapa merk Motherboard akan mengeluarkan bunyi beep beberapa kali apabila temperatur processornya terlalu tinggi (panas). Catatan : kode bunyi beep diatas berlaku pada AWARD BIOS, untuk jenis BIOS yang lain kemungkinan memiliki kode bunyi beep yang berbeda. Analisa Tampilan Pada tahapan ini pendeteksian masalah cenderung lebih mudah karena letak permasalahan dapat diketahui berdasarkan pesan error yang ditampilkan di monitor. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9. Contoh : Pada saat komputer dinyalakan tampil pesan Keyboard Error, maka dapat dipastikan letak permasalahan hanya pada Keyboard. Cara Cepat Mengenali Troubleshooting § Apabila terjadi masalah dan sistem masih memberikan tampilan pesan pada monitor atau disertai dengan bunyi beep 1 atau 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9, yaitu pada Keyboard, Card I/O, Disk Drive dan Disket. § Apabila terjadi masalah dan sistem memberikan kode bunyi beep lebih dari 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5, yaitu RAM, VGA Card dan Monitor. § Sedangkan untuk masalah yang tidak disertai pesan pada monitor atau kode bunyi beep, kemungkinan besar letak permasalahan ada di komponen nomor 1 dan 2, yaitu Power Suplly dan Motherboard. Dengan kedua macam teknik dalam pendeteksian maslah dalam komputer tersebut, tentunya akan lebih memperkaya pengetahuan kita di bidang komputer, jadi jika suatu saat terdapat masalah pada komputer Anda kita dapat melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum membawa ke tempat servis, kalaupun harus membawa ke tempat servis kita sudah mengerti letak permasalahannya, jadi kita tidak dibohongi oleh tukang servis yang nakal ; )
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar